Pasang Iklan Gratis

Dari asisten Luis Milla ke tangan kanan Shin Tae-yong, Persebaya satu-satunya tim tak punya pelatih permanen

 Setelah memecat Eduardo Perez, Persebaya Surabaya menjadi satu-satunya tim Super League yang tak punya pelatih permanen.

Persebaya Surabaya masih tak punya nakhoda saat Super League 2025/26 berlanjut pada Sabtu (20/12/2025) hari ini.

Klub berjuluk Bajul Ijo dijadwalkan menjamu Borneo FC pada laga pekan ke-15 di Stadion Gelora Bung Tomo malam ini.

Untuk diketahui, Bruno Moreira dkk saat ini tak punya pelatih semenjak pemecatan Eduardo Perez pada 22 November lalu.

Eduardo Perez adalah mantan asisten Luis Milla di timnas Indonesia yang hanya memimpin Persebaya dalam 12 laga.

Dalam 12 laga tersebut, Coach Edu sebenarnya menghasilkan poin tak terlalu mengecewakan, yaitu 17 poin dan masih menghuni top half.

Meski begitu manajemen Persebaya memenuhi tuntutan publik lantaran permainan tim tak kunjung meyakinkan.

Sempat ditangani Uston Nawawi pada laga ke-13, Persebaya kini akan ditangani mantan asisten pelatih timnas Indonesia lainnya.

Sosok tersebut yaitu Shin Sang-gyu, eks asisten Shin Tae-yong asal Korea Selatan di tim Garuda.

Shin menjadi pelatih pengganti untuk pelatih pengganti, Uston Nawawi, yang menjalani sanksi akumulasi kartu.

"Ini hanya memimpin tim di area teknik (garis batas di tepi lapangan), bukan berarti saya memimpin seluruh tim selama periode persiapan," ujar Shin dikutip dari Kompas.com.

"Saya akan bertanggung jawab, jadi ya sebenarnya ini tidak terlalu menyenangkan bagi saya."

Shin Sang-gyu akan berada di seberang Fabio Lefundes yang memimpin Borneo FC di Stadion GBT malam ini. 

"Ini adalah momen baru, tetapi saya akan melakukan yang terbaik dalam memimpin tim," jelasnya.

Persebaya dengan demikian menjadi satu-satunya tim yang belum memiliki pelatih permanen.

Sejumlah tim yang memecat pelatih pada masa jeda kompetisi lalu sudah menemukan sosok baru di kursi kemudi.

Deretan klub dengan pelatih baru tersebut antara lain Persik (Marcos Reina), PSBS (Agus Sugeng Riyanto), dan Persis Solo (Milomir Seslija).

Mengingat Super League akan kembali melakoni jadwal padat, momen Persebaya untuk memberi waktu bagi pelatih baru tampak sudah lewat.

Salah satu nama yang konon akan menukangi jawara Liga Indonesia 2004 itu adalah Bernardo Tavares.

0 Response to "Dari asisten Luis Milla ke tangan kanan Shin Tae-yong, Persebaya satu-satunya tim tak punya pelatih permanen"

Posting Komentar