Atasi kekeringan, BPBD Temanggung buat tiga sumur bor untuk tiga desa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, telah merealisasikan pengadaan tiga sumur bor di sejumlah wilayah guna membantu pemenuhan kebutuhan air di masyarakat, terutama di daerah kekeringan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto di Temanggung, Minggu, menyampaikan saat ini proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak penyedia sebelum nantinya diserahkan kepada pemerintah desa untuk ditindaklanjuti.
"Untuk sementara ini kita masih menunggu masa pemeliharaan dari penyedia. Rencananya bulan Juni nanti baru diserahkan ke desa untuk ditindaklanjuti," katanya.
Tiga titik sumur bor yang telah selesai dikerjakan berada di Desa Gowak (Kecamatan Pringsurat), Desa Kembangsari (Kecamatan Kandangan), dan Desa Klepu (Kecamatan Kranggan).
Ia menyampaikan pengerjaan sumur bor tersebut dilakukan hingga tahap keluarnya air. Sementara untuk penyambungan jaringan distribusi air kepada masyarakat, nanti akan dilaksanakan oleh pihak desa masing-masing.
"Dari kami hanya sampai pengeboran dan keluar air saja. Untuk sambungan ke masyarakat nanti ditindaklanjuti oleh pihak desa," katanya.
Selain tiga sumur bor yang sudah selesai, lanjutnya, pada tahun ini juga direncanakan penambahan dua titik sumur bor baru, yakni di Desa Tunggulanom (Kecamatan Tlogomulyo) dan Desa Jetis (Kecamatan Selopampang).
Ia menuturkan seluruh pengerjaan sumur bor tersebut menggunakan anggaran APBD dengan nilai masing-masing proyek di bawah Rp200 juta.
0 Response to "Atasi kekeringan, BPBD Temanggung buat tiga sumur bor untuk tiga desa"
Posting Komentar