Pasang Iklan Gratis

Korsel kirim sistem rudal Cheongung-II ke UEA lawan serangan Iran

 Sistem pertahanan rudal Cheongung-II Korea Selatan (Korsel), yang ditempatkan di Uni Emirat Arab (UEA), mencegat sebuah rudal balistik Iran. Menurut The Korea Times, dua baterai sistem itu saat ini ditempatkan di UEA.

Keberhasilan pencegatan rudal oleh sistem Cheongung-II merupakan penggunaan tempur pertama sistem pertahanan udara Korsel di luar negeri. Pada 5 Maret lalu, otoritas UEA meminta Korea Selatan untuk mengirimkan sistem yang tersisa berdasarkan kontrak lebih awal dari jadwal.

Pada Januari 2022, militer UEA menandatangani kontrak dengan perusahaan Korsel, LIG Nex1, Hanwha Systems, dan Hanwha Aerospace untuk membeli 10 baterai Cheongung-II. Saat ini, dua baterai ditempatkan di negara tersebut.

Sistem Cheongung-II dirancang untuk melindungi dari pesawat terbang, rudal jelajah, dan rudal balistik. Satu baterai terdiri dari empat peluncur, radar, dan pusat kendali tempur. Pada 2024, Arab Saudi juga memesan sistem rudal anti-pesawat Cheongung-II dari Korsel.

Sistem Cheongung-II dikembangkan dengan dukungan teknis dari biro desain Rusia Almaz-Antey, dengan partisipasi Samsung Thales, LIG ​​Nex1, dan Doosan DST. Menurut para pengembang, versi baru sistem pertahanan udara Korsel dilengkapi dengan rudal yang lebih cepat dan jangkauan lebih jauh.

LIG Nex1 mencatat bahwa target dihantam dengan serangan langsung, dan selama pengujian, sistem tersebut menunjukkan akurasi 100 persen. Iran baru-baru ini menggunakan drone untuk menyerang pangkalan udara di UEA yang digunakan oleh Australia.

Selain itu, Korsel juga bisa mempercepat pengiriman rudal untuk sistem pertahanan udara jarak menengah Cheongung-II ke UEA. Pada pekan lalu, Yonhap melaporkan, UEA meminta percepatan pengiriman, di luar jangka waktu kontrak pada 2022, untuk memperkuat pertahanan di tengah ketegangan Timur Tengah, di mana Seoul mempertimbangkan kemungkinan itu.

Rekaman video News1 menunjukkan pesawat angkut militer C-17 milik Angkatan Udara UEA, yang berada di Pangkalan Udara Daegu milik Korsel, sedang memuat apa yang tampak seperti rudal Cheongung-II. Pesawat angkut militer itu tampak terlihat pada Senin (9/3/2026) pukul 16.00 waktu setempat, kemudian lepas landas pada pukul 19.25 dan mendarat di Pangkalan Udara Al Dhafra UEA pada Selasa (10/3/2026).

Di dekatnya, perusahaan produksi alat pertahanan Korsel, LIG Nex1, memproduksi rudal-rudal itu yang kemungkinan besar diangkut ke pangkalan udara tersebut. Menurut laporan itu, pesawat C-17 mampu mengangkut kargo hingga berat 77 ton. UEA akan menggunakan rudal itu untuk melawan serangan Iran.

0 Response to "Korsel kirim sistem rudal Cheongung-II ke UEA lawan serangan Iran"

Posting Komentar